Skip to main content

Posts

Showing posts from 2013

Farmasi I Anti SPASMODIK

ANTI   SPASMODIKA Pengertian           Antispasmodik ialah zat atau obat-obat yang digunakan untuk mengurangi atau melawan kejang-kejang otot, yang sering mengakibatkan nyeri perut (saluran pencernaan). Obat golongan ini mempunyai sifat sebagai relaksan otot polos. Termasuk senyawa yang memiliki efek anti kolinergik, lebih tepatnya anti muskarinik. Meskipun dapat mengurangi spasme usus tapi penggunaannya dalam sindrom usus–pencernaan hanya bermanfaat sebagai pengobatan tambahan. Penggolongan Anti spasmodik digolongkan menjadi: ·       Atropin dan kelompok alkaloid ·       Antimuskarinik sintetik Obat generik, indikasi, kontra indikasi dan efek samping Atropin Sulfat dan Alkaloid Beladona Indikasi Relaksan otot polos Kontra indikasi Glaukoma sudut sempit Efek samping Mulut kering, sulit menelan dan haus,dll Sediaan ...

Hal hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Obat Antibiotika

'' Macam-macam Antibiotik, Dosis Penggunaan, Mekanisme kerja dan Efek Sampping Nya ''  '' Antimikroba yang Menghambat Sintesis Protein Mikroba Obat yang termasuk dalam golongan ini adalah golongan aminoglikosid, makrolid, linkomisin, tetrasiklin dan kloramfenikol. Untuk kehidupannya, sel mikroba perlu mensintesis berbagai protein. Sintesis protein berlangsung di ribosom, dengan bantuan mRNA dan tRNA. Pada bakteri, ribosom terdiri atas atas dua subunit, yang berdasarkan konstanta sedimentasi dinyatakan sebagai ribosom 30S dan 50S. untuk berfungsi pada sintesis protein, kedua komponen ini akan bersatu pada pangkal rantai mRNA menjadi ribosom 70S. 1.        Aminoglikosid Aminoglikosid adalah suatu golongan antibiotic bakterisid yang asalnya didapat dari berbagai species Streptomyces dan memiliki sifat-sifat kimiawi antimikroba, farmakologis, dan toksik yang karakteristik. Golongan ini meliputi Streptomycin, neomycin, kanamycin, amikac...