Skip to main content

LAPORAN KIMIA ELEKTROLIT I Kimia Organik Rofiq Sabila Lubis



Judul percobaan       : Larutan Elektrolit Dan Nonelektrolit
TujuanPercobaan        :  Menguji daya hantar listrik berbagai larutan yang digunakan dalam kehidupan sehari – hari.
Hari / Tanggal           : Sabtu,
Tempat                       : Ruang Kelas XI B Farmasi
 

I.  DASAR TEORI
Larutan didefinisikan sebagai campuran homogen antara dua atau lebih zat. Suatu larutan tersusun dari komponen pelarut yang jumlahnya banyak, serta komponen zat terlarut yang jumlahnya sedikit.
Berdasarkan sifat listriknya, larutan dapat dibedakan sebagai berikut :
1.  LarutanElektrolit
Larutan ini dapat menghantarkan arus listrik. Contohnya adalah larutan garam dapur, larutan asam sulfat, air sungai dan air laut. Daya hantar listrik larutan ini tergantung pada jenis dan konsentrasinya sehingga dapat dibedakan menjadi elektrolit lemah dan elektrolit kuat. Elektrolit lemah memiliki daya hantar yang lemah. Elektrolit kuat memiliki daya hantar yang kuat. Contoh elektrolit lemah adalah asam cuka dan larutan amonia, sedangkan contoh dari elektrolit kuat:
·          larutan garam ion dalam air, seperti NaCl, KBr dan NaBr
·          lelehan senyawa ion yang tidak larut dalam air, seperti PbI2
·          larutan asam-asam mineral dalam air, seperti HCl
·          larutan basa dalam air, seperti NaOH dan KOH
2.  LarutanNonelektrolit
Larutan ini tidak dapat menghantarkan listrik. Contoh larutan nonelektrolit yaitu larutan gula, larutan urea, larutan alkohol dan larutan glukosa.


Yaa_bolehlh'048Hantaran listrik melalui larutan dapat ditunjukkan oleh alat penguji seperti gambar :





Jika larutan elektrolit bersifat elektrolit, lampu pada alat penguji akan menyala atau terjadi perubahan seperti timbulnya gelembung – gelembung gas. Bila berupa larutan nonelektrolit, perubahan – perubahan di atas tidak terjadi. Larutan elektrolit kuat dapat membuat lampu menyala, tetapi larutan elektrolit lemah hanya menimbulkan gelembung – gelembung pada kedua elektrode.

Zat yang dapat menghasilkan ion, dalam larutan berupa senyawa ion atau senyawa kovalen polar.
1)  Senyawa Ion
Senyawa ion terdiri dari ion – ion. Jika senyawa ini dilarutkan, ion – ion dapat bergerak bebas sehingga larutan dapat menhantarkan listrik. Namun, kristal senyawa ion tidak dapat menghantarkan listrik sebab dalam bentuk kristal ion – ion tidak dapat bergerak bebas karena terikat sangat kuat, proses pelelehan dapat membebaskan ion – ion dalam kristal sehingga ion – ionnya dapat kmbali bergerak bebas dan senyawanya dapat menghantarkan listrik. Contoh larutan elektrolit yang berupa senyawa ion adalah larutan NaCl.
2)  SenyawaKovalen Polar
Air merupakan pelarut polar sehingga antara molekul air dan molekul zat terlarut yang polar terja ditarik – menarik yang cukup kuat sehingga dapat memutuskan salah satu ikatan dan membentuk ion.Asam yang termasuk elektrolit jenis ini, contohnya asamklorida (HCl).Lelehan senyawa kovalen polar tidak dapat menghantarkan listrik karena lelehan tersebut terdiri atas molekul – molekul netral.

Kekuatan elektrolit ditunjukkan oleh derajationisasi (a).
a =   molzat yang terurai
mol zat mula - mula

Untuk elektrolit kuat, a = 1 (terionisasi sempurna)
Untuk nonelektrolit, a =0 (tidak terionisasi)
Untuk elektrolit lemah, 0 <a< 1 (terionisasi sebagian)



II.  ALAT DAN BAHAN
1. Alat yang digunakan    :  - Gelas Beaker 100 mL 2 buah
                                                   - Pensil yang telah diraut ke-2 ujungnya 2 buah
                                                   -Batang Pengaduk
                                                   - Kabel ½ meter 2 buah
                                                   - Baterai ABC (besar) 2 buah
                                                   - Bola Lampu Senter 1 buah
2. Bahan yang digunakan :   - Larutan Asam Cuka
                                              - Larutan Natrium Klorida (Garam)
       - Larutan Jeruk Nipis
       - Larutan Gula
                                              - Larutan Sabun
III.PROSEDUR KERJA
  1. Menyusun alat penguji elektrolit sehingga dapat bekerja dengan baik.
  2. Menyediakan 2 gelas kimia 100 mL yang bersih dan memberi label nama bahan yang akan diuji.
  3. Memasukkan bahan yang akan diuji ke dalam gelas kimia sesuai dengan label namanya masing – masing.
  4. Menguji daya hantar larutan asam cuka dengan mencelupkan ke dua elektrode/Batang pensil kedalam beaker glass. Mengamati dan mencatat perubahan yang terjadi pada lampu dan kedua elektrode.
  5. Mengangkat elekrode. Kemudian membersihkan elektrode dengan menyemprotkan air dan mengeringkan dengan kertas tissue/ serbet.
Melakukan dengan cara yang sama untuk larutan – larutan lainnya







IV. DATA HASIL PERCOBAAN

No.
Variabel Yang Di Amati
Lampu
Kondisi Elektrode
1.
Jeruk Nipis
Menyala Redup
Timbul gelembung
2.
CH3COOH (Cuka)
Tidak Menyala
Timbul gelembung
3.
Garam Dapur (NaCl)
Menyala Terang
Timbul gelembung
4.
Sabun
Tidak Menyala
Tidak timbul gelembung
5.
Gula
Tidak Menyala
Tidak Timbul gelembung






V. ANALISIS DATA
Keelektrolitan suatu larutan dapat diketahui dengan alat uji elektrolit. Beikut hasil analisa dari percobaan yang sudah dilakukan :
Larutan-larutan tersebut ada yang bisa menyalakan lampu ada pula yang tidak, ada yang menghasilkan gelembung ada pula yang tidak. Larutan yang menimbulkan gelembung adalah larutan elektrolit, sedangkan yang tidak adalah larutan non-elektrolit.
Larutan yang dapat menghantarkan listrik dengan baik (ditunjukkan dengan lampu yang menyala terang) karena dapat terionisasi dengan baik (ditunjukkan dengan adanya gelembung-gelembung) merupakan larutan elektrolit kuat.
Larutan yang dapat menghantarkan listrik dengan buruk (ditunjukkan dengan lampu yang menyala redup atau tidak menyala sama sekali) karena tidak dapat terionisasi dengan baik (ditunjukkan dengan masih adanya gelembung-gelembung) merupakan larutan elektrolit lemah.
Larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik sama sekali (ditunjukkan dengan lampu yang sama sekali tidak menyala) karena tidak dapat terionisasi sama sekali (ditunjukkan dengan tidak adanya gelembung-gelembung) merupakan larutan non-elektrolit.




VI. KESIMPULAN Dan SARAN
A.     Kesimpulan
1.       Larutan elektrolit kuat mampu menghantarkan listrik dengan kuat dapat menyebabkan lampu terang dan timbul gelembung gas.
2.       Larutan elektrolit lemah hanya mampu menghantarkan arus listrik dengan lemah sehingga tidak mampu membuat lampu menyala, dan hanya mampu menimbulkan gelembung gas.
3.       Larutan nonelektrolit tidak mampu menghantarkan lisrik sehingga tidak membuat lampu menyala dan tidak menimbulkan gelembung.
Larutan yang digunakan dapat digolongkan berdasarkan daya hantarnya. Diantaranya : larutan NaCl dan larutan Ca(OH)2 termasuk elektrolit kuat. Larutan jeruk nipis dan CH3COOH termasuk larutan elektrolit lemah. Larutan sukrosa dan susu termasuk larutan nonelektrolit.

B.     Saran
1.       Alat yang digunakan hendaknya lebih baik lagi.
2.       Dalam melakukan percobaan hendaknya lebih teliti dan seksama.
3.       Bahan yang digunakan hendaknya lebih banyak agar kesalahan dalam praktikum dapat diminimalkan.


VII.DAFTAR PUSTAKA

Comments

Popular posts from this blog

Materi Farmakognosi Kelas X ~ RHIZOMA, RADIX, BULBUS, HERBA, CORMUS, LIGNUM, CAULIS, TUBER.

''  Materi Farmakognosi Kelas X  ~  RHIZOMA, RADIX, BULBUS, HERBA,  CORMUS, LIGNUM, CAULIS, TUBER '' v RHIZOMA 1. Nama latin : BOESENBERGIAE RHIZOMA Nama lain : Temu kunci Kegunaan : antidiare 2. Nama latin : CALAMI RHIZOMA Nama lain : dlingo, jaringau Kegunaan : bahan pewangi, karminativa, insektisida, demam nifas 3. Nama latin : CURCUMAE RHIZOMA Nama lain : temu lawak, koneng gede Kegunaan : kolagoga. Antispasmodik, amara 4. Nama latin : CURCUMAE AERUGINOSAE  RHIZOMA Nama lain : temu hitam Kegunaan : bagian dari jamu, antirematika, karminativa 5. Nama latin : CURCUMAE DOMESTICAE RHIZOMA Nama lain : kunyit Kegunaan : karminativa, antidiare, kolagoga, skabisida 6.     Nama latin : CURCUMAE HEYNEANAE RHIZOMA Nama lain : rimpang temu giring Kegunaan : antiseptika kulit, anthelmintika 7.     Nama latin : CYPERI RHIZOMA Nama lain : rimpang teki Kegunaan : diuretika, stomakika ...

MAKALAH ANTI TROMBOTIKA TERBARU 2014/2015 I FARMAKOLOGI

''  MAKALAH ANTI THROMBOTIKA '' BAB I PENDAHULUAN 1.1. Definisi Antitrombotika ‘’ Antitrombotika adalah zat-zat yang digunakan untuk pengobatan atau pencegahan thrombosis dan emboli. Thrombosis merupakan emboli Pada thrombosis terjadi pembekuan darah didalam pembuluh yang berangsur-angsur memperkecil rongganya dan akhirnya menyumbat pembuluh darah yang mengakibatkan terjadinya pembentukan emboli. 1.2. Penggolongan Obat-obat Antikoagulansia atau Antitrombotik Anti Koagulan Seperti golongan heparin dan koagulan oral seperti warfarin. Penghambat trombosit Seperti aspirin,dipiridamol,clopidogrel, dll. Obat-obat fibrinolitik (trombolitika) Seperti Nimodipin, streptokinase dan urokinase. BAB II PEMBAHASAN 2.1. Obat Anti Koagulan Adalah zat- zat yang dapat mencegah pembekuan darah dengan jalan menghambat pembentukan fibrin. Digunakan pada saat kecenderungan darah yang membeku, misalnya pada thrombosis....

Internetan Gratis Menggunakan Aplikasi Your Freedom

' ' Cara Internet Gratis Sepuasnya dengan Your Freedom '' Najibblog, Internet Gratis merupakan sesuatu yang sangat dicari oleh orang. misalnya orang seperti saya ini(orang yang suka ngeblog tapi uangnya suka tipis tipisan.. hehe..) namun sekarang uang tipis bukanlah masalah bagi saya karena saya telah menemukan sebuah cara yaitu Internet Gratis dengan Your Freedom . Your Freedom mungkin sudah gak asing bagi seorang Blogger yang sudah bisa Internetan Gratis namun apa salahnya coba, kalau cara ini aku share untuk orang orang yang belum tahu…yak an??hehe.. Oke lah langsung saja dibahas, n gak usah banyak bacot, langsung ke TKP : Seperti yang saya jelaskan diatas yaitu Internetan Gratsi dengan Your Freedom , tentu dibutuhkan sebuah software yaitu Your Freedom . Langkah Pertama : 1. Daftar terlebih dahulu di situs www.your-freedom.net . oh y­­­­­­­­­a sekedar catatan, gunakan alamat email yang valid, karena nantinya...